Posted by: youre on: Februari 1, 2009
Bisa jadi disaat kamu meminta pada Dia setangkai bunga segar, tapi Dia memberimu kaktus yang berduri. Dan disaat kamu meminta pada Dia binatang yang mungil nan cantik, tapi Dia memberimu ulat berbulu.
Kamu sedih, protes dan kecewa….. betapa tidak adilnya ini……
Tetapi kemudian kaktus itu berbunga, indah bahkan sangat indah dan ulat itupun tumbuh dan berubah menjadi seekor kupu-kupu yang sangat cantik.
Itulah jalan Allah, “InDaH PaDa WakTunYa”…..
Mungkin Dia tidak memberi apa yang kamu harapkan tapi Dia akan memberi apa yang kamu perlukan *****************************************************************************************************
Dalam perjalanan hidup ini, kita sering merasa kecewa. Sesuatu yang luput dari genggaman, keinginan yang tidak tercapai, kenyataan yang tidak sesuai harapan. Sungguh semua itu bisa menghadirkan nelangsa yang begitu menggelora dalam jiwa.
Hidup ini ibarat belantara.Tempat kita mengejar berbagai keinginan. Dan memang manusia diciptakan mempunyai kehendak, mempunyai keinginan. Tetapi tidak setiap yang kita inginkan bisa terbukti, tidak setiap yang kita mau bisa tercapai. Dan tidak mudah menyadari bahwa apa yang bukan menjadi hak kita tak perlu kita tangisi. Banyak orang yang tidak sadar bahwa hidup ini tidak punya satu hukum: harus sukses, harus bahagia atau harus-harus yang lain.
Betapa banyaknya orang yang sukses tetapi lupa bahwa sejatinya semua itu pemberian Allah hingga membuat dia sombong dan bertindak sewenang-wenang. Begitu juga dengan kegagalan yang sering tidak kita hadapi dengan benar. Padahal hakekat kegagalan adalah tidak terengkuhnya apa yang memang bukan hak kita.
Apa yang memang menjadi jatah kita di dunia, entah itu rezeki, jabatan, kedudukan pasti akan Allah sampaikan. Tetapi apa yang memang bukan milik kita, ia tidak akan bisa menjadi milik kita, meski kita mati-matian mengusahakannya.
Demikian juga bagi yang sedang galau terhadap jodoh. Kadang kita tidak sadar mendikte Allah tentang jodoh kita, bukannya meminta yang terbaik dalam istikharah tetapi benar-benar mendikte Allah : Pokoknya harus dia…. harus dia, karena aku sangat mencintainya. Seakan kita yang menentukan segalanya, kita meminta dengan paksa.
Wahai jiwa yang sedang gundah, dengarkan ini dari Allah:
“…. Boleh jadi kalian membenci sesuatu,padahal ia amat baik bagi kalian. Dan boleh jadi kalian mencintai sesuatu, padahal ia amat buruk bagi kalian.Allah Maha mengetahui kalian tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah 216)
Maka setelah ini wahai jiwa, jangan kau hanyut dalam nestapa jiwa yang berkepanjangan terhadap apa-apa yang luput darimu.
shafiyah83@yahoo.com <mailto:shafiyah83@yahoo.com>
Komentar Terakhir